Sunday, March 22, 2009

ULASAN PUISI DAN ARTINYA BERNAPAS

SEDANG BERNAPAS
by : Dewi Penyair
dengan menyadari aku sedang bernapas
dengan menyadari jumlah langkah sampai menuju ke tempat ini
tak ada hal lain dalam pikiran selain keterikatan yang luar biasa
pada keteguhan hati, besarnya sayang, tenangnya tubuh,
dan rasa paling nyaman
saat seluruh indera terfokus padamu

ah! aku cinta kau benar
tidak sedang meracau kata
seperti telah kuceritakan padamu
dalam tiap obrolan malam

( Thailand, 22 March 2009 )

Terhadap judul tulisan yang satu ini,
sangat lumrah banyak orang yang tidak pernah menyadari sadar dalam bernapas.
Mungkin sekali-kali pembaca harus mencoba berada dalam suatu tempat suatu keadaan dimana pembaca harus benar-benar tenang, mungkin di pagi hari saat kesibukan belum menjemput atau saat semua perasaan menjadi baik.

Cobalah merasakan aliran udara masuk ke paru-paru,
jangan bernapas terlalu dalam juga jangan terlalu pendek. Bernapaslah secara teratur dan santai seolah-olah mengangkat semua kebaikan dan pengharapan. Dan Nikmatilah saat itu.

Napas memiliki kekuatan untuk menghangatkan tangan yang membeku kedinginan, namun jika ditiupkan ke semangkuk sup panas, napas juga dapat mendinginkannya. Dan percayakah? Dunia Anda yang Ada akan memiliki banyak keindahan jika anda tahu caranya bernapas dengan lebih baik.


dewi

Thursday, August 28, 2008

BUAH TANGAN DARI MATAHATI

Hari ini tanggal 27 Agustus,
Saya tidak menduga bakal mendapat tulisan dari salah seorang penyair di esastera , yang mengabarkan banyak hal tentang pandangannya terhadap puisi yang sudah ditulis oleh saya. Saya sudah mempelajarinya, dan sebenarnya saya juga sedang berproses untuk menulis yang lebih baik lagi dari yang sudah-sudah. Sebab menulis puisi bagi saya adalah proses bergulatnya perasaan. Saya juga setuju dengan pendapatmu Sdr.Matahati bahwa puisi bukan sekadar kata-kata. Terimakasih,Matahati.
aku mau kau baca aku, sebagai puisi itu sendiri (dewi 2008)

Isnin, 25 Ogos 2008
222

Semalam hujan sepanjang hari. Kesejukan membuatkan saya ingin sekali melapangkan ruang fikir dari segala yang membebankan. Lupakan pasal minyak, politik dan segala macam perkara yang merumitkan.

Saya melayari internet- mencari dan menikmati puisi2 cinta. Saya menceroboh ruang kamar Dewi Penyair (sudah agak lama tidak ke sana). Beberapa buah puisi beliau menggugah sukma rasa saya. Ketika kebanyakan penulis di esastera (bukan semua), larut dan tenggelam dalam murah dan sendu cinta tak kesudahan, Dewi berjaya memberi makna besar terhadap rindu, kasih dan cinta. Walau ringkas, puisi cinta beliau adalah puisi cinta yang matang. Puisi cinta beliau tidak merendah dan memperkecilkan makna cinta itu sendiri.

Meski dalam usia yang masih muda, puisi beliau sendiri adalah dewasa sifatnya. Ini penting kerana cinta itu sendiri bukan sekadar milik remaja/ orang muda. Manusia setua Rima dan Kalam malahan masih boleh bercinta (kalau ada yang mahu).

Saya tidak akan memberi contoh puisi beliau di sini. Jika anda berminat dan ingin ambil tahu, klik saja di sini.

Memang bukan yang terbaik, tetapi puisi2 cinta dewi antara puisi yang baik untuk kita memahami rasa dan jiwa dalam penghasilan puisi.

Dan saya terpagut dengan ini:

...menujumu

aku hendak mengabdi

sebagai cinta

(puisi: segala metafora)


11.

Saya tertanya kewajarannya, apabila seseorang penulis itu cuba dan memaksa keseluruhan (sebahagian besar) perkataan dalam penghasilan puisinya dengan perkataan2 yang rumit, sulit dan jarang-malah tidak pernah didengar di zaman ini. Alasan bahawa karya itu suatu eksperimen tidak cukup kerana apabila bereksperimen, anda (apatah lagi jika anda ahli dalam bidang tersebut) sendiri dapat menentukan hasil eksperimen tersebut. Dan kalau hasilnya tidak seperti yang diharapkan (atau sepatutnya), kenapa mau disiarkan. Menggunakan perkataaan2 yang sukar dan sulit menuntut kemahiran kita mensesuaikannya dalam setiap keadaan. Terlalu memaksa menjadikan karya tersebut hilang seni keindahannya. Puisi bukan sekadar pertautan teori-teori yang anda tuntut dan turunkan.

Lebih malang lagi apabila apabila ada pembaca yang hanya terpesona dgn perkataan2 tersebut memberi puji2an yang tidak seharusnya. Kerana puisi bukan sekadar kata-kata.

Disumbangkan oleh Matahati

Tuesday, October 30, 2007

PLAGIAT SEORANG SUPER MODERATOR PLASA.COM

Sungguh sangat tidak menyenangkan jika puisi yang sudah dibuat dengan rasa, di UBAH JUDULNYA atau DIJIPLAK dan ISINYA DI RUSAK seperti yang terjadi selama ini, Coba perhatikan isi web dibawah ini : Seorang SUPER MODERATOR PLASA.COM, MELAKUKAN PLAGIAT terhadap PUISI DEWI, dan semoga untuk penulis atau pembaca lainnya, tidak meniru terhadap hal-hal yang bertentangan dengan hukum.

HARGAILAH HASIL KARYA CIPTA ORANG LAIN, DENGAN MENCANTUMKAN SUMBER FILENYA/NAMA PENULISNYA. TERIMAKASIH.

dan ini adalah baru sebagian data yang dijiplak dan di plagiat, masih banyak lagi yang tidak bisa saya munculkan di sini, data-data berikut di bawah ini, diambil dari web : WEBFORUM.PLASA.COM

Maksud dari pemberitaan ini adalah :
agar semua penulis atau pembaca dapat menghargai setiap hasil karya orang lain yang telah susah dibuat, dengan cara mencantumkan sumber filenya / nama penulisnya. dan tentu penulis akan sangat menghargainya.
kepada Super Moderator, DarkPrince di Plasa.com. Harusnya Anda mempunyai etika yang benar !! ( karena sebelumnya telah saya peringatkan untuk mencantumkan nama / sumber filenya, dan anda tidak mengindahkannya )

hasil karya cipta yang asli judulnya
: BERTEMU DOA
harum dupa cendana
bagai ingin merubuhkan langit
saat doa sederhana
disampaikan di puncak bukit

ingin doa-doa ranum
menebar hawa wangi ke angkasa
semoga berhadapan tubuh penuh cahaya
yang berjaga siang malam
dengan rindu
yang terus bergerak
: sebelum bulat bulan sempurna

(Maitri, 26 Oktober 2007 )






















hasil karya cipta yang asli judulnya
: SEBAB AKU CINTA
bulan pucat bulat
mataku basah
mengingatmu

sebab aku cinta
kujaga semua angan
semoga indah pada waktunya
kulafal doa-doa
mengirim rindu
yang kian hebat

( Wat Phrathat, 04 Oktober 2007 )























hasil karya cipta yang asli judulnya
: SELALU UNTUKMU
ingin kuberi kau
seluruh rindu
yang terpendam
dari malam ke malam

aku satu
: selalu untukmu

(James Bond Island, 06 Oktober 2007)





















hasil karya cipta yang asli judulnya
: INGINKAN KAU
malam kian gelap
aku masih butuh kau
tak bisa sekejap lelap
selalu mau bersama

segenap perasaan
menanti-nantikanmu

malam telah pergi
aku
masih butuh kau
rindu terus menerus ini
akan berulang
tak terbilang

: sebegitunya aku
inginkan kau

( Wat Phrathat, 05 Oktober 2007)





















hasil karya cipta yang asli judulnya
: SELURUH BAHAGIA
sepenuh langit
terisi dirimu
tempat bersandar
semua rasa

sungguh lincah
kata-katamu
mengekor gerak tubuh

seluruh bahagia
kuangkat ke langit

( Wat Phrathat, 04 Oktober 2007 )


















dan masih banyak lagi yang di plagiatkan hasil karya cipta dari dewi penyair, bisa dilihat lengkap ( jika data belum dihapus / diperbaiki atau jika dia masih tidak sadar akan perbuatannya ) di webforum.plasa